Arena Perjudian Sabung Ayam yang beromset Miliyaran Rupiah digerebek oleh satuan personil kepolisian Polda Jateng yang bekerjasama dengan Polrestabes Semarang

Seorang pria yang diduga hendak berjudi di arena sabung ayam datang tiga jam setelah tempat tersebut digerebek polisi tepatnya pada Hari Minggu . Orang tersebut bertanya kepada seorang polisi yang menyamar dengan menggunakan celana pendek beserta kaus kuningnya, Aman Pak? Pria yang diketahui identitasnya itu bernama Renaldi Anras yang berumur 30 tahun yang baru saja turun dari mobilnya di Jalan Srinindito Raya, RT 01 RW 09, Kelurahan Ngemplak Simongan, Kecamatan Semarang Barat, Minggu sekitar pukul 14.00. Kemungkinan dia tidak tahu kalau pria yang diajaknya bicara adalah seorang polisi. Renaldi juga ditengarai tidak menyadari bila sejumlah polisi yang berseragam di lokasi kejadian itu bukan untuk mengamankan permainan sabung ayam. Arena tersebut dikenal oleh sebagian besar penjudi dan warga dengan sebutan Yanto BK. Saat hendak masuk ke sebuah bangunan semipermanen, warga asal Banyuputih, Ambarawa, Kabupaten Semarang, itu ditangkap lalu dibawa ke Mapolrestabes Semarang. Saya tidak tahu apa-apa, Pak, ungkapnya. Lebih beresiko jika berjudi di arena terbuka seperti itu, dan disini kami M8win Bola menawarkan para pemain yang gemar judi sabung ayam bisa bergabung dengan website kami dan lebih aman tidak perlu takut akan ditangkap oleh aparat kepolisian.

Minggu kemarin sekitar jam menunjukkan pukul 11.00, puluhan personil anggota polisi gabungan dari Polda Jateng bekerja sama dengan Polrestabes Semarang. Meski penggerebekan ini dipimping langsung oleh Kasat Reskrim Polrestabes Semarang, AKBP Sugiarto, dan Kepala Subdirektorat bagian Kejahatan dan Kekerasan, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jateng, AKBP Dwi, namun tidak banyak anggota Satreskrim yang turut operasi penangkapan. Personil Anggota Polisi yang terjun langsung justru dari puluhan anggota satuan Unit Sabhara Polrestabes Semarang untuk menghindari kebocoran informasi mengenai penggebrekan yang akan mereka lakukan tersebut. Penangkapan itu sendiri mirip sebuah adegan film dimana para personil polisi ada yang menyamar sebagai tukang bakso, pemulung sampah, dan penjual makanan untuk bisa mendekati lokasi arena sabung ayam.

Total yang tertangkap yaitu 42 orang dan 26 ekor ayam jago. Uang yang disita diduga mencapai ratusan juta rupiah. Sejumlah mobil mewahmilik para tersangka judi sabung ayam ini kini masih tertinggal di dekat lokasi perjudian di arena Yanto BK. Pantauan dari Harian Tribun Jateng, beberapa mobil mewah itu di antaranya Toyota Vellfire bernomor polisi AD 4 MS, Mitsubishi Pajero Sport AD 8381 QU, dan juga terdapat mobil lain dan sepeda motor yang berjumlah belasan unit. Puluhan polisi mendata jenis dan pelat nomor kendaraan. Warga setempat yang bernama Nana 70 tahun menceritakan bahwa arena sabung ayam tersebut sudah beberapa waktu ada di kampungnya. Mungkin lebih dari dua tahun. Tetapi karena warga di sini tidak merasa terganggu. makanya dibiarkan saja. Selain itu pemiliknya juga sopan dan bahkan sering membantu warga, katanya. Namun disarankan untuk aman dalam bermain judi sabung ayam, bisa saja mengunjungi website yang telah terpercaya dengan anda tidak perlu merasa cemas dan takut akan ditangkap oleh polisi.

Nana tinggal di dekat arena ayam itu menceritakan, pendatang yang menyambangi tempat tersebut berasal dari berbagai daerah. Ada yang dari Solo, Boyolali, Salatiga, dan bahkan luar Jawa. Di arena tersebut, uang seperti tidak ada harganya. Saya sering mendengar, mereka teriak menyebutkan angka lima ribu, sepuluh ribu. Maksudnya lima ribu itu Rp 5 juta, sepuluh ribu itu Rp 10 juta, katanya. Kapolrestabes Semarang, Kombes Djihartono menyatakan, ada uang sekitar Rp 300 juta yang disita dari penggerebekan arena sabung ayam itu. Berikan kesempatan untuk penyidik untuk memeriksa mereka satu per satu. Mungkin saja yang berada di arena tersebut itu hanya menonton pertandingan tersebut. Kami masih menyelidiki kasus ini, katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *